Ajari Anak Matematika Sejak Dini Melalui Tontonan Pertandingan Olahraga di TV

Matematika merupakan mata pelajaran yang tidak banyak disukai oleh anak-anak karena kerumitan rumus dan perhitungan. Bahkan, matematika tak jarang dianggap sebagai pelajaran yang menyeramkan. Oleh karena itu, orang tua sekarang sebaiknya dapat mengenalkan matematika semenarik mungkin kepada anak-anak sedari dini. Bagaimanakah caranya? Simaklah video yang terdapat dalam link di bawah ini.

Belajar Matematika dari Olahraga

Dalam video tersebut, dapat kita lihat bahwa seorang bapak mengajarkan dan melatih anaknya cara dasar berhitung. Sang bapak melatih si anak untuk berhitung dengan menanyakan score pertandingan dan tim yang mana sedang memenangkan pertandingan. Secara tidak langsung sang bapak meminta si anak untuk membandingkan, angka mana yang lebih besar nilainya (antara 3 dan 7)? Ketika sang anak tidak mengerti (kemungkinan karena terlalu teoritis), sang bapak pun memberikan praktek langsung untuk membantu imajinasi si anak. Dibuatlah si anak lebih memahami dengan cara membandingkan score pertandingan dengan jumlah popcorn yang berbeda dalam dua piring. Dengan demikian, si anak dapat melihat dan menghitung langsung angka mana yang lebih besar sehingga si anak dapat mengetahui tim mana yang sedang menang.

Selanjutnya ketika tim lawan berhasil menambah score (dari 3 menjadi 6), sang bapak kembali bertanya “tim manakah yang memenangkan pertandingan dengan tambahan score tersebut?”. Ia pun memberi gambaran dengan menambahkan 3 biji popcorn ke piring yang telah berisi 3 biji popcorn. Si anak pun mengerti bahwa meskipun piring tersebut mendapatkan popcorn tambahan sehingga terlihat lebih banyak (3 ditambah 3 menjadi 6), akan tetapi piring lainnya tetap memiliki jumlah popcorn terbanyak. Dengan demikian, si anak dapat menentukan kembali tim mana yang sedang memenangkan pertandingan. Kesimpulannya, si anak belajar berhitung, menjumlahkan, dan membandingkan angka-angka yang pasti terkandung dalam pelajaran matematika di Sekolah Dasar.

Jadi, dapat dilihat metode sederhana pengenalan matematika yang diterapkan dalam video tersebut. Si anak dibuat tidak terbebani mempelajari matematika karena ketertarikan yang dimunculkan melalui pertandingan olahraga tersebut. Belajar matematika menjadi lebih mengasyikkan dan tidak membosankan. Dan memang inilah yang seharusnya diterapkan dalam sistem pendidikan kita sedari dini. Teori yang dilengkapi dengan praktek bukan hafalan. Dan inilah yang kami terapkan dalam Cendekia Kids and Junior Science Centre.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: