Badai Salju dalam Kaleng

Negara kita memang negara yang tropis sehingga kita tidak dapat menyaksikan dan merasakan salju. Akan tetapi jangan khawatir, karena melalui eksperimen ini kita dapat membuat salju dalam sebuah kaleng. Menyenangkan bukan? Mari ikuti langkah-langkah berikut ini.

Apa yang kamu butuhkan:

– Dua kaleng: satu yang sangat besar (bisa digantikan dengan ember) dan satu kecil
– Es
– Garam
– Handuk
– Nafasmu
– Es kering
– Senter

         Snowstorm in a Can

Apa yang harus kamu lakukan:

1) Letakkan es yang dicampur dengan garam dalam kaleng besar (atau ember).
2) Sesuaikan posisi kaleng kecil pada es sehingga bagian atas kaleng kecil memiliki posisi yang sama dengan bagian atas kaleng besar (atau ember).
3) Tambahkan es dan garam pada ruang-ruang yang tersisa dalam kedua kaleng tersebut.
4) Kaleng yang besar (atau ember) akan menjadi sangat dingin. Selimuti handuk disekeliling kaleng besar (atau ember) untuk melindungi tanganmu atau gunakan sarung tangan.
5) Dengan sedikit cepat udara di dalam kaleng kecil akan menjadi sangat dingin
6) Ketika ini terjadi, hembuskan nafasmu ke dalam kaleng kecil. Udara dingin dalam kaleng kecil akan mengkondensasi uap air dari nafasmu membentuk awan.

Apa yang terjadi? Apa kata sains?

Salju akan terbentuk dalam awan ketika kondisi sangat dingin. Seorang ilmuwan bernama Dr. Vincent Schaefer menemukan bahwa jika sedikit saja es kering dimasukkan ke dalam awan yang normalnya terlalu hangat untuk membentuk salju, maka uap air akan membeku menjadi kristal-kristal kecil. Kristal tersebut akan tumbuh dan pada akhirnya membentuk kepingan salju.

Kamu dapat membuat ini terjadi dalam kaleng dinginmu dengan mengamplas sedikit demi sedikit es kering dengan pengikir kuku dan masukkan amplasnya kedalam awan yang telah kamu buat. Ingat untuk menggunakan sarung tangan ketika memegang es kering. Kikis sedikit lagi es kering ke dalam awan dan selanjutkan nyalakan senter kedalamnya. Kamu akan melihat kilau-kilauan kristal es. Kemudian hembuskan nafas kedalam awan untuk menambahkan kelembapan dan biarkan selama dua menit. Setelah itu hembuskan kembali nafasmu kedalam awan. Ulangi lagi hingga pada akhirnya kelembapan meningkat secukupnya untuk memungkinkan kristal tumbuh menjadi berat agar jatuh dari awan sebagai kepingan-kepingan salju. Keren, bukan?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: